Selasa, 22 Januari 2008

MAAF KITA TIDAK DAPAT BERSATU!!!



Menggapai sebuah ketenangan hati ketika bertemu dengan seseorang bukanlah hal yang mudah.Menggapai sebuah kenyamanan dalam benak bukanlah hal yang ringan dan sederhana.Menggapai sebuah impian yang terlihat sangat tidak mungkin pastilah membutuhkan waktu dan pengorbanan yang cukup besar.
Untuk bisa jujur dan mengakui dalam hati kalau aku mulai tertarik padamu pun rasanya berat.Karena aku tahu dan sadar benar bahwa segala sesuatunya sangat tidak mungkin untuk dilanjutkan.Sebesar apapun pengorbanan yang aku lakukan tidak akan pernah bisa mengalahkan segala tantangan yang ada di depan mata.Segala yang kita lakukan, betapa besar dan hebat pun itu di hadapan orang lain, tetap ssaja tidak ada artinya dan tidak bisa disebut bahwa “Cinta Kita Menang”.Kenapa??Karena aku ada dalam suatu ketetapan yang sudah tidak bisa diubah.Kau pun ada, pada posisi yang tidak bisa diubah.Kali ini, aku sungguh menyadari dan melihat betapa kejamnya dunia ini.Bahkan boleh dibilang SADIS.Ketika aku belajar mempercayakan hati, pikiranku dan seluruh keberadaanku, padamu, aku disadarkan oleh KENYATAAN : Kita Tidak Bisa Bersatu.

Maaf...!!!!


Pernahkah kau merasa melukai hati seseorang?bukan sekadar orang lain.....tapi dia adalah temanmu...bahkan teman baru yang kamu kenal...**** Rasa itu berkecamuk dalam hatiku...Hingga akupun tak tahu bagaimana mengusirnya....Aku percaya pada-Nya.....sangat percaya........Maaf itu kan selalu ada.....Akan tetapi, sesal itu terlalu setia menemaniku...bahkan di saat aku merasa sendiri.....Kau tahu bagaimana saat itu aku akan begitu sakit...sakit sekali......Namun, hanya seuntai kata maaf kukirim padamu...hingga air mata itu meninggalkan pelupuk mataku......dan membiarkanku...merasa sendiri.....

Senin, 21 Januari 2008

Ketika Hidup Berbicara


Dalam setiap perjalanan hidup ada begitu banyak cerita yang bisa ditorehkan. Terkadang sulit untuk menuliskan yang pahit, tapi itulah yang memberikan keindahan dalah hidup. Terkadang jemu menuliskan yang indah, tapi itulah pendorong di kala BERAT. Hidup berbicara tentang masa lampau di masa sekarang dan masa yang akan datang.

Minggu, 20 Januari 2008

Dindaku



Dindaku sayang...

Rembulan di langit hatiku

Bila cinta itu kini mencari seseorang

Tuk bersemayam di hatinya

Maka dia telah hadir di sini

Di dasar hatiku...

Dia akan kuberikan padamu...

Bila cinta itu tengah mencari peraduan

Maka dia telah sampai ke peraduannya

Di sini...

Di dasar hatiku...

Dia akan kusenandungkan untukmu...

Selasa, 01 Januari 2008

Bidadariku


Bidadariku...

Namamu tak terukir dalam catatan harianku

Asal usulmu tak hadir dalam diskusi kehidupanku

Wajah wujudmu tak terlukis dalam sketsa mimpi-mimpiku

Indah suaramu terekam dalam pita bathinku

Namun, kau hidup...

Mengaliri pori-pori cinta dan semangatku

Sebab...

kau adalah hadiah agung dari Tuhan untukku!!

Senin, 17 Desember 2007

AKU DAN DIRIMU

Dan jika cinta memang ada di antara kita Aku tak akan pergi jauh darimu
Hidup terus dihatimu
Menghangatkanmu dalam kedinginan
Menenangkanmu dalam kemarahan
Membawa senyum dalam saat-saat sepi
Aku tidak tidur…
Aku tidak mati…
Selalu ada…..

Sekecil apapun baranya…

Minggu, 16 Desember 2007

RINDUKU

Adakah rindu di hatimu sama seperti yang kurasakan?
Tak harus sama memang, setidaknya engkaupun merinduku

Semoga ada jalan mempertemukan rinduku dengan rindumu

Rinduku tak terangkai dengan kata-kata,
Rinduku tak tercatat dengan tulisan di dalam buku harian,
Rinduku tak mengalir lewat tulisan,
Rinduku hanya berwujud kesetiaan dalam penantian dan asa untuk merengkuhmu kembali.