Rabu, 19 Maret 2008

Survei Kepuasan...


Selamat siang semuaaa....; )
Survei kepuasan..............
Berikut hasil survei terbaru yang menganalisa tingkat kepuasan pria saat tidur bersama wanita menurut majalah Ahem! edisi Agustus 2007 :

1. Tidur dengan Wanita Cantik...... ......... .Bangga ½ mati.
2. Tidur dengan PSK......... ......... ......... ...Mahal ½ mati.
3. Tidur dengan Wanita Jelek....... ......... ..Stress ½ mati.
4. Tidur dengan Wanita Hyper....... ......... .Capek ½ mati.
5. Tidur dengan Pacar....... ......... ......... ...Nafsu ½ mati.
6. Tidur dengan Istri....... ......... ......... ......mending pura-pura mati. (rit)
7. Tidur dengan isteri Orang....... ......... ....nafsu nggak mati-mati (yakin deh...)
8. Tidur dengan isteri Tentara..... ......... ....sudah pasti mati. (;p)

KB


Istilah KB

1. Kalau 5 tahun kawin, langsung punya 4 anak, itu berarti KB = KUMPUL BOCAH
2. Kalau 5 tahun kawin, anak cuma satu, itu berarti KB = KURANG BERGAIRAH
3. Kalau sudah 5 tahun kawin, belum punya anak, itu berarti KB = KURANG BISA
4. Kalau 5 tahun pacaran belum juga kawin, itu berarti KB = KAGAK BERANI
5. Kalo kagak pacaran tapi punya anak, itu berarti KB = Ketelanjuran Bunting
6. Kalo kagak punya pacar dan anak, itu berarti KB = Kayaknya Bencong

Sedikit Mengingat....


: untuk siapapun yang tengah mengenang hari lahir...

Sudahkah kau hitung puluhan purnama yang kau lalui dan kisah-kisah yang kau ukir sepanjang malammu??
sudahkah kau catat ribuan hari yang kau singgahi dan cerita duka atau bahagia yang terserak pada lembaran lontar yang bercerita tentang sejarahmu dan lupa kau bendel??
Hitung....
Berapa detik yang terlewat untuk sekedar berziarah pada inci-inci tubuhmu barangkali ada bagian tubuh yang tak kau sadar telah kehilangan napasnya.......
catat dan ingatlah semua hari ini saat jatahmu terambil satu lagi.......!!!

BAGAIMANA PEMIMPIN MEMECAHKAN MASALAH


Pemimpin dikenal salah satunya dari kemampuan memecahkan masalah. Saat dihadapkan pada persoalan yang sulit, bagaimana reaksi Anda? Bagaimana Anda menghadapi masalah adalah salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan anda dalam hidup, dan merupakan kunci kualitas seorang pemimpin. Pemimpin memecahkan masalah, sedangkan pengikut mendatangi para pemimpin untuk mendapatkan jalan keluar.

Hal pertama yang dilakukan saat dihadapkan pada masalah adalah mengasumsikan bahwa selalu ada jawaban di luar sana, tugas kita adalah untuk menemukannya. Bersikap cemas tidak akan membawa anda ke mana-mana. Sedangkan berusaha untuk mencari jawaban akan mengantarkan anda ke arah mana pun yang anda mau. Ini hanyalah "State of Mind" dan kunci seluruh diskusi ini. Tetapi akuilah bahwa andalah yang mengendalikan sikap anda terhadap situasi tersebut. Pemimpin selalu mengendalikan sikap dan memusatkan perhatian pada hasil yang ingin dicapai.

Langkah berikutnya adalah mengumpulkan semua fakta atas masalah yang ada. Ketika lebih banyak hal diketahui, banyak masalah tidak tampak sebesar ketika pertama kali kita melihatnya. Fakta akan membantu anda menemukan pemecahan yang lebih baik dan lebih cepat. Selain itu, anda dapat mengatasi hambatan emosi atas situasi tersebut. Bila seseorang datang dengan permasalahan, ajukan pertanyaan dan kumpulkan faktanya. Kadang-kadang anda harus menggali fakta begitu dalam untuk menemukan persoalan sesungguhnya. Seberapa dalam anda menggali? Ajukan terus pertanyaan.

Pemimpin adalah orang yang pandai mengajukan pertanyaan yang baik, dan senantiasa mendengarkan. Lalu putuskan, apakah masalah tersebut adalah masalah yang benar-benar membutuhkan pemecahan? Seberapa burukkah persoalan itu? Apa yang terjadi bila masalah itu diabaikan saja? Ini akan membantu anda meletakkan segala sesuatunya ke dalam suatu perspektif, dan seringkali kita akan menyadari suatu persoalan itu tidak seburuk yang dipikirkan.

Pemimpin selalu menjaga segala sesuatu di dalam perspektif apa adanya. Jika masalah itu benar-benar membutuhkan pemecahan, pertimbangkan tindakan apa yang dapat anda lakukan secara personal untuk memecahkan masalah ini. Lakukan brainstorming dan tulis pada secarik kertas. Bila masalah itu datang dari orang lain, pertimbangkan apa yang dapat mereka lakukan untuk memecahkan masalah ini. Lebih baik mengajari orang lain memecahkan masalah daripada anda melakukannya untuk mereka.

Pemimpin menunjukkan bagaimana melakukan sesuatu, bukan melakukannya untuk anda. Pertimbangkan penelitian apa lagi yang anda perlukan untuk memecahkan masalah. Anda mungkin perlu mencari di internet, membaca buku, bertanya pada orang lain. Jangan lakukan kesalahan bahwa anda mengetahui semuanya, atau menganggap insting anda yang pertama adalah jawaban yang terbaik. Carilah umpan balik dari orang lain mengenai ide anda, meski orang itu tidak cukup mengetahui pokok permasalahannya. Kadang-kadang, semakin banyak anda tahu, semakin banyak anda ingin tahu.

Pemimpin mengetahui bagaimana mendapatkan informasi yang ada di luar sana. Langkah berikutnya, daftarkan pilihan-pilihan, ambillah satu pemecahan, dan terapkan. Terkadang, pemecahan yang harus diambil segera perlu diikuti dengan pemecahan jangka panjang. Begitu anda mengambil keputusan, anda perlu mengikutinya terus-menerus. Bila anda tahu bahwa pemecahannya berada di luar kendali anda, maka lupakan saja, dan maju terus.

Pemimpin mengikuti apa yang telah diputuskannya. Akhirnya, uji dan pantaulah setiap pemecahan yang diterapkan. Jangan anggap anda telah selesai melakukannya. Meski anda telah memberikan perhatian terbaik, sebuah keputusan mungkin saja gagal, atau bahkan menjadikan keadaan lebih buruk. Pastikan kemungkinan untuk menggagalkan setiap keputusan yang anda ambil tanpa harus kehilangan muka.

Seorang pemimpin tidak takut melakukan kesalahan, tanpa kesalahan tidak akan ada kemajuan yang dapat dibuat.

Friday I'm In Love


I don't care if Monday's blue
Tuesday's grey and Wednesday too
Thursday I don't care about you
It's Friday, I'm in love

Monday you can fall apart
Tuesday, Wednesday break my heart
Oh, Thursday doesn't even start
It's Friday I'm in love

Saturday, wait
And Sunday always comes too late
But Friday, never hesitate...

I don't care if Mondays black
Tuesday, Wednesday - heart attack
Thursday, never looking back
It's Friday, I'm in love

Monday, you can hold your head
Tuesday, Wednesday stay in bed
Or Thursday - watch the walls instead
It's Friday, I'm in love

Saturday, wait
And Sunday always comes too late
But Friday, never hesitate...

Dressed up to the eyes
It's a wonderful surprise
To see your shoes and your spirits rise
Throwing out your frown
And just smiling at the sound
And as sleek as a shriek
Spinning round and round
Always take a big bite
It's such a gorgeous sight
To see you eat in the middle of the night
You can never get enough
Enough of this stuff
It's Friday, I'm in love

Terlalu Banyak Luka


Aku sudah terlalu banyak terluka

Berdarah…

Bernanah…

Maka jika untukmu

Aku harus terluka sekali atau berkali-kali lagi

Bukan masalah bagiku

Jumat, 14 Maret 2008

Ada Berapa Perempuan??



Matikan lampu
Mainkan Bethofen di atas gramaphone
Menarilah…
Dengan kaki telanjangmu
Karena kau Hamlet
Dengan sepucuk revolver 36
Tiga butir peluru di jari!


Dalam lapangan politik, di parlemen Indonesia, di sana hanya ada 12% wakil rakyat perempuan. Dan hanya satu orang pemimpin partai perempuan di antara 48 partai yang ada. Di lapangan ekonomi, di sana, pada posisi administrator dan manager hanya 6,6% diduduki perempuan. Dan di sana, perempuan sebagai profesional dan pekerja teknis hanya 40,8%. Pada kasus kemiskinan, di sana, gender ternyata merupakan salah satu faktor penyebabnya. Meskipun sulit diketahui secara pasti, tetapi angka kasarnya menunjukkan bahwa dari 60% pekerjaan yang dilakukan oleh perempuan, mereka hanya menerima 10% hasil pekerjaannya tersebut. Di sana, di bidang pendidikan, perempuan dewasa melek huruf mencapai 76,4%, sementara laki-laki 88,8%.
Di sana, angka kematian ibu hamil/melahirkan masih tinggi, 20.000 per tahun. Ini setara dengan sebuah pesawat jumbo jet yang jatuh tiap minggu dan menewaskan seluruh penumpangnya. Di sana, penyebab langsung kematian ibu, seperti bleeding mencapai 40-60%, infeksi 20-30%, dan eklamsia 20-30%. Namun di sana, penyebab tidak langsung juga sangat mendasar dalam mempengaruhi tingginya angka kematian ibu seperti, rendahnya status perempuan, pendidikan ibu, dan keadaan sosial ekonomi keluarga.
Di sana, sebelum gelombang pemutusan hubungan kerja melanda hingga awal 1998, perempuan merupakan 38% dari seluruh angkatan kerja atau 35 juta orang. Di sana, catatan Ditjen Binawas Depnaker (Januari 1998) menunjukkan ada 125 perusahaan telah atau akan memberhentikan sebagian atau seluruh pekerjanya. Di sana, pekerja perempuan adalah korban dan prioritas pertama PHK.
Di sana, di tanah bernama Indonesia raya, 1 juta perempuannya terdesak menjadi pekerja seks. Dan di sana, setiap bentuk dehumanisasi perempuam palinng kasat mata terus berlangsung.

Di sana, menurut studi yang sangat layak dipercaya, 80% pendapatan perempuan digunakan untuk kesejahteraan keluarga, sementara pada laki-laki hanya 60%. Di sana, hasil analisis terhadap 300-an iklan di 4 majalah perempuan, hanya sedikit sekali iklan yang sensitif gender.
Di sana, perempuan selalu menjadi korban suasana chaotic: 168 korban pemerkosaan massal 12-13 Mei, 200 korban DOM Aceh, 4000 korban invasi Timor-timur dll. Dan di sana, di sana, juga di sana perempuan masih merupakan minoritas yang dibedakan. Sampai kapan?

…Dan Kartini pun menangis!!!